Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Berita

4 Langkah Bersih-bersih Memori Smartphone Android yang Kepenuhan

Mendapat notifikasi soal kapasitas memori   smartphone   yang penuh adalah salah satu hal paling menyebalkan di era teknologi. Apalagi jika notifikasi itu muncul ketika Anda sedang merekam video momentum penting. Anda bisa saja menambah kapasitas memori dengan microSD eksternal. Lantas, bagaimana jika memori itu juga telah maksimal digunakan atau ponsel Anda tidak dibekali fitur tambahan memori via microSD? Sebenarnya ada beberapa trik yang bisa dilakukan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi memori   smartphone   di Android. Misalnya saja dengan menghapus aplikasi yang tak sering digunakan. Selain itu, ada beberapa trik lain yang bisa dilakukan, sebagaimana dilaporkan   KompasTekno Minggu   (28/5/2017) . Pertama, hapus   cache   dan data pada aplikasi.   Langkah ini pas untuk Anda yang enggan menghapus aplikasi di   smartphone . Cukup tandangi "Settings", "Storage", lalu pilih "Apps". Anda akan menemukan opsi "Clear Da...

Benarkah Manusia Hanya Memakai 10 Persen dari Kemampuan Otaknya?

Jika suka membaca kisah-kisah motivasi, Anda pasti pernah mendengar bahwa rata-rata manusia hanya memakai 10 persen dari kemampuan otaknya. Sementara itu, orang-orang pintar seperti Albert Einstein mampu menggunakan lebih dari itu dan menciptakan berbagai hal menakjubkan. Kisah tersebut memang menarik dan memotivasi, tetapi sayangnya hanya sekadar mitos belaka. Neurologis Barry Gordon dari Johns Hopkins School of Medicine, Amerika Serikat, bahkan menyebut mitos 10 persen pantas ditertawakan. Walaupun tidak ada yang tahu asal mula legenda tersebut, mitos 10 persen sering kali diasosiasikan dengan psikolog AS William James yang dikutip pernah menulis dalam bukunya   The Energies of Men   bahwa manusia hanya menggunakan sedikit dari sumber daya mental dan fisik yang ada. “Kenyataannya, kita menggunakan semua bagian dari otak dan sebagian besar dari otak kita aktif setiap saat,” ujar Gordon kepada   Scientific American   7 Februari 2008. Hanya pada saat kita...

Ada "Gelembung" yang Melindungi Bumi dari Bahaya, NASA Mengungkapnya

Wahana antariksa Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengungkap adanya lapisan pelindung baru menyerupai gelembung yang menyelimuti bumi dari bahaya. Lapisan itu tercipta ketika gelombang komunikasi radio berinteraksi dengan radiasi partikel energi tinggi yang ada di atmosfer. Gelombang komunikasi radio salah satunya digunakan untuk komunikasi dengan kapal selam. Jenis gelombang yang dipakai adalah berfrekuensi sangat rendah (VLF). VLF bisa merentang hingga ketinggian atmosfer dan memengaruhi gerak partikel berenergi tinggi yang aktif di area tersebut. Interaksi antara VLF dan partikel berenergi tinggi mencipatakan halangan yang terlihat jelas oleh wahana antariksa. Melihat kenyataan bahwa VLF berasal dari teknologi buatan manusia, maka bisa dibilang lapisan pelindung itu tercipta berkat peran serta manusia. Diwartakan   The Atlantic , Kamis (18/5/2017), lapisan pelindung itu ditemukan berkat penelitian soal sabuk radiasi Van Allen, lapisan partikel berb...

Jangan "Tangan Kosong", Ini Referensi Masuk Perguruan Tinggi Negeri!

Perjalanan pilihan calon mahasiwa tidak berhenti dengan mengetahui bakat, minat, dan kemampuan mereka. Beragam pilihan masih menanti mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Calon mahasiswa perlu mengetahui berbagai macam seleksi dan alur pendaftaran perguruan tinggi yang akan dimasuki. Sebagai referensi, buku   Direktori 100 Perguruan Tinggi di Indonesia 2017   yang disusun oleh Litbang Kompas ini berbagi informasi mengenai alur seleksi masuk perguruan tinggi. Bagi yang mengincar perguruan tinggi negeri (PTN), ada dua jalur seleksi masuk PTN, yaitu jalur seleksi nasional dan jalur mandiri. Jalur nasional juga ada dua jalur, yaitu jalur undangan dan jalur ujian tertulis. Jalur undangan PTN, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), sedangkan jalur nasional tertulis, salah satunya adalah jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Jalur masuk lainnya, yaitu Bidikmisi, SPMB, Jalur Mandiri PTN, jalur kerja s...

Gagal SNMPTN 2017, Masih Ada Jalan Menuju Perguruan Tinggi Negeri!

Pengumuman   Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)  2017 sudah bisa dilihat sejak Rabu (26/4/2017). Bagi calon mahasiswa yang belum lolos, masih banyak jalan untuk mengejar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian. Lewat kesempatan lain, peserta bisa ikut seleksi jalur tertulis melalui  Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)  2017. SBMPTN akan dilaksanakan 16 Mei 2017 mendatang. Namun, penting untuk segera mendaftar karena registrasi akan ditutup pada 5 Mei 2017 pukul 22.00 WIB atau saat kuota sudah terpenuhi. Pendaftaran SBMPTN 2017 dilakukan secara   online . Tata cara pendaftaran dan informasi lengkap bisa dilihat melalui  http://pendaftaran.sbmptn.ac.id . Kemudian, seluruh tata cara pengisian untuk pendaftaran ujian tertulis dan keterampilan bisa diunduh pula dari laman  http://download.sbmptn.ac.id .  Proses seleksi Sebagai informasi, proses seleksi SBMPTN akan mengadaptasi ujian melalui  co...

Butuh Trik untuk Mengajar Generasi Milenial

Generasi milenial lahir di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi yang demikian pesat. Karena itu lah, cara ajar untuk mendidik mereka pun harus dibedakan dan ada triknya. "Mereka (genereasi milenial) tidak perlu lagi disuapi dengan pelajaran teoritis. Mereka sudah pandai membaca dan punya wawasan yang luas," ujar Dekan Binus ASO School of Engineering Ho Hwi Chie, Sabtu (13/5/2017). Wiwi, begitu ia biasa disapa menjelaskan bahwa satu hal yang memudahkan adalah fakta bahwa milenial tak perlu lagi diperkenalkan dengan teknologi. Mereka hanya perlu diarahkan agar ilmu yang sudah mereka miliki dari hasil pencarian sendiri itu mampu diterapkan dalam dunia nyata. "Untuk masa-masa saat mereka bekerja nantinya," lanjut Wiwi. Sayangnya, milenial punya kebiasaan lain. Mereka cenderung ingin mencapai sesuatu dengan cepat dan instan karena terbiasa dengan kemudahan teknologi. Hal itu, kata Wiwi menjadi tantangan bagi pengajar, khususnya generasi ...

Program Keahlian Ganda Jadi Jalan Pintas Dapatkan Sertifikasi Guru

Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banda Aceh antusias mengikuti program keahlian ganda, sebagai jalan pintas untuk mendapatkan sertifikasi.    Herry Suansa dan Iswandi, keduanya guru SMK 1 Nagan Raya dan Guru SMK 4 Banda Aceh  Rani Yuliati mengaku mengikuti program keahlian ganda untuk mendapatkan sertifikasi.    Iswandi menganggap program ini sebagai tambahan ilmu. Apalagi dirinya adalah guru automotif ilmu bidang teknik kendaraan ringan.   Sebagai tenaga pendidik, dia harus akan pelatihan dan program keahlian ganda ini bentuk pelatihan yang akan menjadi nilai plus bagi portofolionya. "Program ini adalah jalan tercepat untuk mendapatkan sertifikasi, " katanya ketika ditemui di SMK 4 Banda Aceh.   Pemerintah yang tak mampu menambah jumlah guru produktif pun melatih guru adaptif normatif sebagai guru produktif.    Guru SMK yang awalnya hanya mengajar teori kini diberi pelatihan agar bisa mengajar praktik. Ini yang terjadi pada I...

Demi Masa Depan, Siswa ini Kayuh Sepeda 90 Menit Tiap Hari

Seperti hari – hari biasanya, Okti Sulistian Sari pagi ini tetap mengayuh sepedanya dari rumah neneknya menuju sekolahnya, MAN Yogyakarta 1. Okti, panggilan akrabnya, tak pernah lelah mengayuh sepedanya selama 45 menit ketika berangkat sekolah setiap hari. Waktu yang sama juga harus ia tempuh untuk kembali ke rumah neneknya di daerah Denggung Sleman. “Setiap hari naik sepeda dari rumah nenek di Denggung Sleman, selama 45 menit ke sekolah. Orang tua tinggal di Bantul, jadi harus tinggal dengan nenek biar lebih dekat,” kata Okti mengawali ceritanya Sabtu (6/1). Alumni MTsN Bantul Kota ini mengaku tertarik melanjutkan pendidikan di Kota Yogyakarta karena ingin mencari pengalaman yang lebih luas. Dengan bersekolah di luar daerah, ia berharap menemukan hal baru yang tidak akan ia dapatkan di Bantul. Keputusan ini membuahkan hasil, karena tahun yang lalu ia diterima menjadi siswa MAN Yogyakarta 1 lewat jalur prestasi. “Waktu masih MTs, bapak kerja jadi buruh bangunan dan ibu b...

Tiga Faktor Penentu Kelulusan SNMPTN

Panitia Pusat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) menggunakan tiga faktor penting dalam menilai siswa untuk lulus masuk ke PTN.  Ketiga faktor itu yakni nilai rapor siswa selama duduk di sekolah menengah atas atau kejuruan, nilai ujian nasional, dan hasil verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Jika satu dari tiga elemen tersebut tidak dipenuhi, kemungkinan siswa untuk lulus SNMPTN cukup kecil. Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nizam menyatakan, nilai Ujian Nasional juga menjadi rujukan bagi kampus yang menggelar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).  Karena itu, walaupun Ujian Nasional sudah tidak dipakai untuk menentukan kelulusan siswa, nilai Ujian Nasional berkontribusi penting untuk penerimaan ke jenjang pendidikan tinggi. Nilai UN sudah disinkroniasi dengan hasil SNMPTN. Ketua Panitia Pusat SNMPTN/SBMPTN Ravik Karsidi menegaskan, siswa yang mendapat peluang besar unt...

Unpad Jadi PTN dengan Peminat Terbanyak SNMPTN

Universitas Padjadjaran (Unpad) tahun ini kembali menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) dengan jumlah peminat SNMPTN terbanyak se-Indonesia. Jumlahnya mencapai 39.388 orang dengan rincian yang diterima 2.369 orang, atau sekitar 6,08 persen dari total pendaftar. “Meski tertinggi namun ada penurunan dibanding tahun sebelumnya,” ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran, Dr Arry Bainus, dalam siaran tertulis Biro Humas dan Protokoler Unpad, beberapa waktu lalu Arry menyebutkan, penurunan ini disebabkan adanya regulasi pembatasan jumlah pendaftar di setiap sekolah berdasarkan akreditasi. Sekolah berakreditasi A memiliki batasan jumlah pendaftar maksimal 50 persen, dari sebelumnya sebesar 75 persen. “Begitu pula sekolah berakreditasi B memiliki batasan maksimal 30 persen dari sebelumnya 50 persen,” ujarnya. Arry menjelaskan, program studi Kedokteran menjadi prodi dengan jumlah peminat tertinggi yaitu 3.769 orang, disusul pr...

Daftar Perguruan Tinggi yang Menerima Penghafal Qur’an

Sejumlah perguruan tinggi di Indonesia membuka kesempatan kuliah bagi calon mahasiswa yang memiliki kelebihan tertentu diantaranya hapal Al Qur’an atau hafidz. Para calon mahasiswa tersebut diperbolehkan kuliah tanpa tes terlebih dahulu. Selain itu, beberapa kampus juga menyediakan beasiswa bagi mereka. Berikut ini daftar perguruan tinggi yang menerima mahasiswa dari kalangan hafidz. 1. Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Universitas Sebelas Maret atau yang lebih dikenal dengan UNS Solo membuka penerimaan beasiswa melalui banyak jalur. Salah satu jalur tersebut adalah Ketentuan Khusus UNS (Ketentuan Khusus UNS Jalur SNMPTN). Syarat jalur ini di antaranya Hafidzul Qur’an (Penghafal Al Qur’an, minimal 15 juz) yang dinyatakan dengan ”sertifikat tahfidz” dari lembaga berkompeten yang memiliki kredibilitas tinggi (pada 2 tahun terakhir). UNS memberikan kredit atau nilai tambahan untuk pelamar yang memiliki kemampuan menghafal Al Quran (hafidz). Hafal 30 juz disetarakan dengan ...

Penguatan Karakter Solusi Kekerasan dalam Pendidikan

Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti mengungkapkan dua catatan penting terkait pendidikan Indonesia di tahun ini. Kedua hal ini adalah terkait kekerasan dalam pendidikan yang semakin masif dan mengerikan, serta berkurangnya sikap toleran dalam menerima keberagaman dan menurunnya nilai-nilai kebangsaan di sekolah. Doni Koesoema, tokoh pendidikan yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas FSGI menuturkan nilai penting pendidikan karakter dalam sistem pendidikan Indonesia. “Pendidikan karakter harus menjadi poros dan roh dalam mengelola pendidikan nasional. Untuk itu, perlu komitmen dan konsistensi pemerintah melalui regulasi yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di kelas, pengembangan budaya sekolah sebagai komunitas moral pembelajar, dan membangun kolaborasi dengan masyarakat secara fair dan adil dalam peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya. Selain itu, menurutnya filsafat pendidikan Ki Hadjar Dewantara melalui empat dimensi p...